Iblispun Beriman

Ketahuilah, Nak.. Iblis-pun bertauhid.

Iblis percaya dan beriman kepada Alloh SWT, bahkan Iblis pernah berdialog langsung dengan Alloh SWT. Iblis tau bahwa dia diciptakan oleh Alloh ta'ala. Iblis mengerti bahwa Alloh SWT Maha Esa dan Maha Segala-galanya. Tetapi Iblis kufur (ingkar) dengan Hukum Alloh SWT. Ketika Alloh SWT menurunkan Hukum-NYA berupa perintah untuk sujud kepada Nabi Adam As, maka Iblis begitu sombong dan dengan tegas menolak Hukum Alloh SWT tsb.

Iman Tauhid bukan hanya di otak dan di hati atau di ucapan saja. Seseorang disebut mukmin jika merealisasikan tauhid dalam hidupnya. Tunduk patuh dan taat kepada Hukum Alloh SWT yang telah diturunkan-NYA kepada Nabi muhammad SAW, dalam hati, ucapan dan tindakan nyata.

Dan ingatlah anakku, sejarah hingga detik ini terus membuktikan, bahwa jika engkau melakukan itu (beriman dan bertauhid dengan sebenar-benarnya) maka engkau akan senantiasa dimusuhi dan diperangi oleh Iblis dan pasukannya, yaitu para syetan dari golongan jin dan dari golongan manusia musyrik, fasiq, munafik dan kafir. Mereka tak akan pernah ridho denganmu. Mereka akan berupaya mati-matian menyesatkanmu, menarikmu ke jalan mereka. Mereka akan berdaya upaya menghancurkan iman dan tauhid-mu hingga engkau bersama mereka memasuki neraka. Dan pada pengadilan Alloh SWT nanti, mereka akan berlepas diri dari perbuatannya.

Anakku, Jika engkau merasa telah merealisasikan Tauhid dalam hidupmu, tetapi Iblis dan pasukannya ridho kepadamu, tidak memusuhimu, dan atau malah mendukungmu, maka segeralah engkau introspeksi : Benarkah saya mukmin ? Jangan-jangan saya kafir ?

Tetapi anakku, babe tau, engkau tak gentar sedikitpun juga karena semua penderitaan dan gangguan dari syetan, dan termasuk pula alam semesta ini, begitu kecil dan tak berarti bagimu. Engkau akan mampu melewatinya dengan selamat, jika Alloh SWT menolongmu.  Sesungguhnya Alloh SWT Maha Besar. Allohu Akbar !!


Spoiler

(Babe Mencintai Kalian)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Iblispun Beriman"

Posting Komentar